Gempa M 7,7 Guncang NTT, Tsunami Menyapu Sejumlah Pesisir hingga Sulawesi
NTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.
Read more
JAMBI - Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi (FH UNJA) menggelar program pengabdian kepada masyarakat berupa konseling hukum dan agama bagi para santri di Pondok Pesantren Sa'adatuddarein, Kota Jambi, pada Rabu (05/08).
Ketua tim pengabdian sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH UNJA, Dr. Akbar Kurnia Putra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membentengi generasi muda dari bahaya radikalisme yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. "Kami melihat pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter santri. Melalui kegiatan ini, kami mencoba memberikan pemahaman hukum dan pendalaman agama yang moderat sehingga santri memiliki ketahanan terhadap paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Selain Dr. Akbar, tim pengabdian ini juga terdiri dari Sulhi Muhamad Daud Abdul Kadir, Lc., M.H., Andi Agus Salim, S.H., LL.M., M. Kamal Fathoni, S.Hum., M.H., yang juga bertugas sebagai narasumber utama pada kegiatan ini serta Dr. Indriya Fathni, S.H., M.H. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Surat Perjanjian Kontrak Nomor: 749/DST/UN21.11/PM.01.01/SPK/2026 tanggal 22 Juni 2026.
BACA JUGA:UNJA Dorong KWT Sipin Danau Sejahtera Naik Kelas Lewat Olahan Jamur Tiram
Kerja sama ini disambut baik oleh perwakilan Pimpinan Pondok Pesantren Sa'adatuddarein, Bapak Mursyud. Pihak pesantren menilai kehadiran para akademisi FH UNJA sangat membantu dalam memberikan wawasan baru bagi para santri. Dalam penandatanganan perjanjian kerja sama, Pimpinan Pondok Pesantren Sa'adatuddarein yang diwakili oleh Kepala Ulya Pendidikan Diniyah Formal menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendampingi santri agar terhindar dari pengaruh radikal.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Jambi dalam menjalankan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam mewujudkan Kampus Berdampak, di mana dosen dan mahasiswa diharapkan memberi kontribusi langsung kepada masyarakat.
Sebagai salah satu pondok pesantren tertua di Jambi yang berdiri sejak tahun 1915, Pesantren Sa'adatuddarein memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang kuat. Melalui pendampingan ini, diharapkan para santri tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh untuk menghadapi tantangan era disruptif. (*)
NTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.
Read moreJAMBI - Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi (FH UNJA) menggelar program pengabdian kepada masyarakat berupa konseling hukum dan agama bagi para
Read moreJAMBI - Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan diversifikasi produk olahan berbasis jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi anggota&nbs
Read moreJAMBI - Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provins
Read moreJAMBI - Universitas Jambi (UNJA) menggelar audiensi bersama jajaran Pengurus Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi dalam rangka membahas rencana kemitra
Read moreJAMBI – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Pemajuan Kebudayaan dalam Perspektif Ekonomi Budaya” y
Read more