Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi, UNJA Teken MoU dengan BNN dan BPS Kota Jambi

Foto bersama usai kesepakatan untuk berkolaborasi
Foto bersama usai kesepakatan untuk berkolaborasi

JAMBI - Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 7, Gedung UNIFAC UNJA Mendalo, pada Kamis (6/8/2026).

Acara dihadiri oleh Rektor UNJA Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., dan Kepala BPS Kota Jambi Kuswan Gunanto, S.ST., M.Ec.Dev. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., sejumlah Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, dan Ketua Tim Kerja Sama UNJA beserta anggota.

Kegiatan penandatanganan ini mencakup tiga agenda, yakni penandatanganan MoU antara UNJA dengan BNN Provinsi Jambi, penandatanganan MoU antara UNJA dengan BPS Kota Jambi, serta diskusi implementasi kerja sama dari kedua MoU tersebut.

BACA JUGA:UNJA Gandeng Yayasan An-Nahl Kembangkan Klinik Kesehatan Pesantren

Dalam sambutannya, Rektor UNJA menegaskan kerja sama ini sejalan dengan tridharma perguruan tinggi, di mana mahasiswa UNJA nantinya dapat menjalani magang di BNN dan BPS, sementara dosen dapat melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat bersama kedua lembaga.

Rektor juga mengingatkan bahwa Provinsi Jambi saat ini berada pada status zona merah peredaran narkotika. UNJA juga telah melaksanakan deklarasi anti narkoba bersama mahasiswa baru, dosen, tenaga kependidikan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) pada 2025 lalu. Namun menurutnya, komitmen itu tidak boleh berhenti pada seremonial semata. “Tapi memang tidak bisa berhenti pada deklarasi saja. Sama nanti insya Allah kita tidak berhenti pada MoU yang akan kita tanda tangan. Universitas Jambi siap mendukung untuk BNN dan Statistik Kota Jambi,” ujar Rektor.

Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin memaparkan situasi peredaran narkotika di Jambi yang dinilai mengkhawatirkan. Secara nasional, BNN mencatat lebih dari 4 juta orang telah terpapar narkotika, sementara di Provinsi Jambi jumlahnya tercatat lebih dari 3.000 orang berdasarkan hasil deteksi dini dan laporan sukarela. BNN meyakini angka riil di lapangan bisa 3 hingga 5 kali lebih tinggi dari data tersebut.

Brigjen Asep juga menyampaikan komitmen BNN untuk tidak hanya berfokus pada edukasi preventif, tetapi juga mendorong penguatan kebijakan di lingkungan kampus agar bebas dari narkoba, serta membuka ruang bagi riset mahasiswa dan dosen UNJA, termasuk potensi kolaborasi dengan calon tenaga medis dalam penanganan korban yang terpapar narkotika. “MoU ini tidak hanya sekadar dokumen administratif, tapi juga harus menjadi ikrar bersama. Kita ingin mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jambi Kuswan Gunanto menjelaskan bahwa tugas utama BPS adalah menyediakan data statistik resmi negara, termasuk indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran. “Data-data kami sifatnya dasar, memang harus dibutuhkan keilmuan untuk mengeksplorasi sehingga datanya bisa lebih berguna,” ujarnya.

BACA JUGA:Ekonomi Jambi Tumbuh 4,15 Persen, Investasi Jadi Pekerjaan Rumah

Ia menyambut baik kerja sama ini sebagai tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah terjalin antara UNJA dan BPS Provinsi Jambi. Ia juga mengungkapkan bahwa BPS Kota Jambi selama ini rutin menerima mahasiswa magang dari UNJA setiap tahunnya.

Sebagai bentuk implementasi konkret, kerja sama dengan BPS ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) di tingkat fakultas, yakni antara Fakultas Hukum UNJA dan BPS, serta antara Fakultas Pertanian UNJA dan BPS. Ruang lingkup implementasi turut mencakup pembahasan riset tanaman obat, program magang, rekomendasi regulasi kebijakan, hingga skema kerja sama lanjutan lainnya. (*)




Berita Terkait

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Tsunami Menyapu Sejumlah Pesisir hingga Sulawesi

 NTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Read more

FH UNJA Gandeng Pesantren Sa’adatuddarein Perkuat Ketahanan Santri dari Paham Radikal

JAMBI - Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi (FH UNJA) menggelar program pengabdian kepada masyarakat berupa konseling hukum dan agama bagi para

Read more

UNJA Dorong KWT Sipin Danau Sejahtera Naik Kelas Lewat Olahan Jamur Tiram

JAMBI - Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan diversifikasi produk olahan berbasis jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi anggota&nbs

Read more

UNJA Gandeng Yayasan An-Nahl Kembangkan Klinik Kesehatan Pesantren

JAMBI - Universitas Jambi (UNJA) menggelar audiensi bersama jajaran Pengurus Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi dalam rangka membahas rencana kemitra

Read more

Kuliah Umum di UNJA, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Bahas Ekonomi Budaya

JAMBI – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Pemajuan Kebudayaan dalam Perspektif Ekonomi Budaya” y

Read more

UNJA Dorong Kolaborasi Vokasi Digital, Guru dan Siswa SMKN 6 Kota Jambi Dilatih Food Photography

JAMBI - Transformasi dunia kerja di era digital menuntut lulusan sekolah vokasi tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu berkolabo

Read more