Ayah Kandung di Batang Hari Diduga Cabuli Dua Anak Bertahun-tahun, Ditangkap Saat Bersembunyi di Kawasan Hutan

Pelarian tersangka berakhir setelah tim kepolisian berhasil menangkapnya di kawasan hutan perusahaan di Desa Batu Gajah.
Pelarian tersangka berakhir setelah tim kepolisian berhasil menangkapnya di kawasan hutan perusahaan di Desa Batu Gajah.

BATANG HARI – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan seorang ayah kandung akhirnya terbongkar setelah bertahun-tahun tersimpan rapat. Seorang pria berinisial AP (38) kini telah diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang Hari untuk menjalani proses hukum.

Penyidik menduga aksi tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang panjang dan menyasar dua anak kandung pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban pertama diduga mulai mengalami perbuatan itu sejak masih duduk di bangku kelas VI SD hingga beranjak dewasa. Sementara korban kedua juga diduga mengalami tindakan serupa sejak usia sekolah dasar dan hingga kini masih berstatus pelajar.

BACA JUGA:Penjaga SLBN Muaro Jambi Ditangkap, Diduga Cabuli Siswi Berkebutuhan Khusus

Kanit PPA Satreskrim Polres Batang Hari, Ipda Wahyudi, mengatakan pengungkapan kasus ini sempat terkendala karena kedua korban diduga berada di bawah tekanan dan ancaman pelaku sehingga memilih bungkam selama bertahun-tahun, bahkan kepada ibu kandung mereka sendiri.

"Korban pertama diduga mengalami perbuatan tersebut sejak kelas 6 SD hingga beranjak dewasa. Sementara korban kedua juga diduga mengalami hal yang sama sejak SD hingga kini masih berusia sekolah," ujar Ipda Wahyudi di Muara Bulian, Kamis.

Kasus itu akhirnya mencuat setelah salah satu korban memberanikan diri menceritakan dugaan kekerasan yang dialaminya kepada seorang tetangga. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada ibu korban, yang selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polres Batang Hari.

Usai mengetahui dirinya dilaporkan, AP diduga berupaya menghindari proses hukum dengan berpindah-pindah lokasi. Polisi telah dua kali mengirimkan surat panggilan, namun tidak diindahkan hingga akhirnya dilakukan upaya penjemputan paksa.

Pelarian tersangka berakhir setelah tim kepolisian berhasil menangkapnya di kawasan hutan perusahaan di Desa Batu Gajah. Sebelum melarikan diri, AP diketahui tinggal di wilayah Tanjung Marwo.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap, dugaan tindak pidana tersebut dilakukan di rumah pelaku saat istrinya sedang bekerja di luar rumah.

Sementara itu, kedua korban kini mendapat pendampingan psikologis melalui psikiater dan UPTD PPA Kabupaten Batang Hari. Kondisi keduanya dilaporkan mulai berangsur membaik meski masih menjalani pemulihan secara intensif.

BACA JUGA:Tak Hanya Kencani dan Bunuh Siswi SMP di Sukoharjo, Nanang Pernah Cabuli Mertua serta Aniaya Anak Istri

Atas dugaan perbuatannya, AP dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Penyidik menyatakan proses pendalaman perkara masih terus dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan.

"Kami masih terus mendalami kasus ini untuk melengkapi proses penyidikan," tutup Ipda Wahyudi.

Jika diinginkan, saya juga bisa mengubahnya ke gaya berita kriminal yang lebih tajam seperti media tribun, detik, atau tvOne, tetapi tetap mematuhi kaidah jurnalistik dan asas praduga tak bersalah. (*)




Berita Terkait

Ayah Kandung di Batang Hari Diduga Cabuli Dua Anak Bertahun-tahun, Ditangkap Saat Bersembunyi di Kawasan Hutan

BATANG HARI – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan seorang ayah kandung akhirnya terbongkar setelah bertahun-tahun

Read more

Penjaga SLBN Muaro Jambi Ditangkap, Diduga Cabuli Siswi Berkebutuhan Khusus

MUARO JAMBI Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muaro Jambi mengamankan seorang pria berinisial S (57), yang bekerja sebagai penjaga di Sekola

Read more

Kasus Kekerasan Seksual Anak Tiri, ST Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

MUAROJAMBI— Seorang pria berinisial ST (51) warga Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, ditetapkan tersangka atas dugaan kekerasan seksual terhad

Read more

Kasus Korupsi Lahan Akses Pelabuhan Ujung Jabung, Mantan Kepala BPN Tanjabtim dan Pejabat Pertanahan Ditahan

JAMBI-Proses hukum dalam perkara dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung memasuki babak baru. Kejak

Read more

Tragedi di Betara! Buaya Terkam Dua Bocah Saat Mandi di Sungai, Satu Tewas

KUALATUNGKAL – Tragedi mengerikan terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (4/8

Read more

Kasus Bayi G Masuk Babak Baru, Ayah Kandung Ditahan atas Dugaan Perdagangan Anak

JAMBI-Polda Jambi resmi menetapkan Tedy Hidayat (27) sebagai tersangka dalam kasus dugaan perdagangan anak yang menyita perhatian publik. Pria tersebu

Read more