Mitsubishi Fuso Pastikan Armada Siap Gunakan B50, Uji Jalan 40.000 Km Berhasil
JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia berkolaborasi dengan Kementer
Read more
JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyelenggarakan talkshow interaktif bertajuk "Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampak Pada Industri Otomotif Indonesia" di Tangerang, baru-baru ini. Forum strategis ini digelar untuk membahas kesiapan regulasi, penyesuaian teknologi kendaraan, hingga jaminan kelancaran operasional bagi pengusaha armada truk nasional.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM menegaskan bahwa perluasan penggunaan Bahan Bakar Nabati (BBN) berbasis kelapa sawit sebesar 50 persen (B50) merupakan pilar utama mewujudkan kemandirian energi. Indonesia bahkan menjadi pionir di dunia yang secara berani menerapkan campuran biodiesel B50 secara masif di sektor transportasi.
BACA JUGA:BRI Jadi Koordinator Danantara Housing Expo 2026, Hadirkan Solusi Kepemilikan Rumah
Koordinator Pokja Pengujian Hilir Migas Kementerian ESDM, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa penerapan B50 telah melalui rangkaian pengujian teknis yang ketat. “Motivasi utama dari perjalanan panjang implementasi B50 ini adalah ketahanan energi agar Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri. Formulasi B50 ini tidak diputuskan seketika, melainkan melalui perjalanan panjang sejak B25 pada 2008 hingga uji jalan (road test) sejauh 40.000 kilometer untuk kendaraan di atas 3,5 ton,” kata Cahyo.
Ia menambahkan bahwa pasca uji jalan, evaluasi mendalam dilakukan bersama para ahli teknis pabrikan. "Setelah uji jalan, komponen mesin, fuel line, hingga fuel filter dibuka dan dianalisis bersama para ahli teknis pabrikan. Kenaikan persentase biodiesel ini juga terus diimbangi dengan peningkatan kualitas B100 (FAME) serta pengawasan ketat BBM di lapangan," terangnya.
Mitsubishi Fuso menyambut langkah tersebut dengan menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung transisi energi hijau melalui penyediaan unit yang andal serta penguatan layanan purna jual.
Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, mengonfirmasi partisipasi aktif lini produk Fuso, seperti Canter dan Fighter X berstandar Euro 4, sejak tahap awal pengujian. "Kami di industri otomotif berkomitmen penuh mendukung program pemerintah. Salah satu varian kami, Mitsubishi Fuso Canter, terlibat langsung dalam uji jalan B50 sejauh 40.000 kilometer dan hasilnya berjalan lancar tanpa dampak negatif signifikanpada kendaraan,” tutur Aji Jaya.
Guna memastikan performa armada konsumen tetap maksimal, Mitsubishi Fuso gencar melakukan edukasi penanganan armada secara berkala. "Sejak April 2022, seluruh lini produk kami, baik Canter maupun Fighter X, sudah mengadopsi teknologi Euro 4. Melalui jaringan 223 dealer kami di Indonesia serta sarana edukasi publik seperti di booth GIIAS. Kami juga gencar mensosialisasikan langkah preventive maintenance bagi mekanik dan konsumen demi mengusung komitmen Zero Downtime agar armada konsumen tetap beroperasi maksimal," tambahnya.
BACA JUGA:Kemarau Melanda, Sumur Bor Selamatkan 1.962 Warga Sarang Burung dari Krisis Air Bersih
Kesiapan teknis dari regulator dan produsen ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha angkutan logistik di lapangan. Direktur Utama PT Grahaprima Suksesmandiri, Tbk. (GrahaTrans), Ronny Senjaya, yang mengoperasikan lebih dari 2.000 unit armada truk, sebagian besar merupakan produk Fuso menyatakan transisi ke B50 berjalan mulus. "Sebagai perusahaan angkutan darat yang mengoperasikan lebih dari 2.000 unit armada (CDD) dan tronton wingbox) untuk rute Jabodetabek, Jawa, Sumatera hingga Sulawesi, kami merasakan dampak transisi ke B50 ini tidak begitu buruk, tidak ada kendala signifikan terhadap mesin,” ungkap Ronny.
Ia menegaskan pentingnya edukasi dari pihak ATPM dalam menjaga kelancaran operasional. “Kuncinya ada pada edukasi dan pelatihan pencegahan yang rutin diberikan pihak ATPM kepada tim mekanik kami. Selama langkah antisipasinya dijalankan, operasional ribuan armada kami tetap aman dan lancara," imbuhnya.
Melalui kolaborasi ini, Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi terbuka bersama para pemangku kepentingan. Selain itu, Mitsubishi Fuso mendorong pemerintah untuk terus mengawasi dan menjaga konsistensi mutu spesifikasi B50 di seluruh SPBU Tanah Air, terutama di jalur-jalur logistik vital antarprovinsi. (*)
JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia berkolaborasi dengan Kementer
Read moreJAMBI – Provinsi Jambi menyatakan kesiapan menerapkan penggunaan biodiesel B50 sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Masyarakat diimbau tidak kh
Read moreJAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Kick-Off BRIncubator 2026 sebagai penanda dimulainya rangkaian program inkubasi bagi UMKM b
Read moreJAMBI – Perekonomian Provinsi Jambi menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II 2026 dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,15 persen secara
Read moreJAMBI – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Jambi mengalami perubahan pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat n
Read moreJAKARTA - Sebagai apresiasi untuk nasabah sekaligus dukungan bagi para seniman dan industri kreatif Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kem
Read more