Aksi Aliansi Rakyat Jambi Marah Memanas, Pagar Kantor Gubernur Jebol

ksi demonstrasi yang digelar Aliansi Rakyat Jambi Marah di kawasan perkantoran Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026), berujung memanas dan merusak pagar kantor gubernur.
ksi demonstrasi yang digelar Aliansi Rakyat Jambi Marah di kawasan perkantoran Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026), berujung memanas dan merusak pagar kantor gubernur.

JAMBI – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Rakyat Jambi Marah di kawasan perkantoran Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026), berujung memanas. Massa yang menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait karhutla dan kabut asap sempat terlibat aksi dorong dengan petugas hingga pagar kantor pemerintahan mengalami kerusakan.

Kericuhan terjadi ketika massa berupaya menerobos masuk ke area perkantoran Gubernur Jambi. Petugas yang melakukan penjagaan berusaha menghalau massa, namun situasi semakin tegang hingga pagar di pintu masuk akhirnya dirusak.

Tidak berhenti di depan gerbang, massa kemudian melanjutkan aksinya dengan melakukan pemblokiran jalan di sekitar kompleks perkantoran Gubernur Jambi. Arus kendaraan di kawasan tersebut pun ikut terdampak.

BACA JUGA:Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Dua Pesawat Jakarta–Jambi Alami Delay

Dalam aksinya, demonstran mendesak Gubernur Jambi Al Haris mengambil tanggung jawab atas persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Jambi. Kabut asap yang muncul sebagai dampak karhutla juga menjadi salah satu sorotan utama massa.

Selain persoalan penanganan karhutla, transparansi pengelolaan anggaran turut dipertanyakan. Massa meminta pemerintah membuka secara terang penggunaan dana sekitar Rp30 miliar yang disebut berasal dari pemerintah pusat untuk mendukung penanganan karhutla di Provinsi Jambi.

Menurut massa, penggunaan anggaran tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik, terutama di tengah persoalan karhutla dan kabut asap yang masih menjadi perhatian masyarakat.

BACA JUGA:ISPU Jambi Tembus 267, Kabut Asap Kembali Selimuti Kota dan Warga Mulai Khawatir

Aksi yang berlangsung sejak siang tersebut mendapat pengamanan dari aparat. Hingga Kamis sore, massa masih bertahan di sekitar kawasan perkantoran Gubernur Jambi dan menyampaikan tuntutan mereka.

Situasi di lokasi masih menjadi perhatian aparat karena massa sebelumnya sempat melakukan blokade jalan dan merusak pagar saat berupaya masuk ke area kantor gubernur. (*)




Berita Terkait

BMKG Peringatkan Jambi Bersiap Hadapi Musim Hujan, Banjir dan Longsor Mengintai

JAMBI – Musim hujan 2026–2027 segera memasuki wilayah Provinsi Jambi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteoro

Read more

Diduga Dipicu Perselisihan Utang, Seorang Pria Tewas Ditikam

JAMBI - Perselisihan yang diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang berujung tragedi berdarah di RT 01, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Te

Read more

Imigrasi Kerinci Hadirkan SINITA, Permudah Akses Informasi Izin Tinggal bagi Masyarakat

KERINCI – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Jambi, terus mendorong transformasi pelayanan keimigrasian berbasis digital. Salah satunya m

Read more

Sindir Pemkab Kerinci, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Lubuk Suli–Kubang

KERINCI – Kesal karena ruas jalan Lubuk Suli–Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, tak kunjung diperbaiki, sejumlah pemuda De

Read more

25 Lokasi di Tanjabbarat Masuk Program Listrik Desa, Tiga Berada di Kawasan Hutan

KUALATUNGKAL – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus mendorong perluasan jaringan listrik ke wilayah yang hingga kini b

Read more

Harga Kelapa Tanjabtim Kembali Anjlok, Petani Mulai Tahan Panen

MUARASABAK – Harapan petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) untuk menikmati harga tinggi kembali pupus. Setelah sempa

Read more