Suasan di terminal keberangkatan Bandara Sultan Thaha Jambi. Calon penumpang tertahan akibat sejumlah maskapai mengalami penundaan keberangkatan dampak kabut asap di Jambi

Visibility Hanya 1.000–1.500 Meter, Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Delay hingga Divert

Posted on 2026-10-03 13:22:18 dibaca 132 kali

JAMBI – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Jarak pandang yang berubah-ubah membuat sejumlah pesawat mengalami keterlambatan, dialihkan ke bandara lain, hingga kembali ke bandara keberangkatan.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan kondisi visibility di kawasan bandara mengalami fluktuasi sejak pagi hingga siang hari.

Berdasarkan catatan operasional bandara, jarak pandang pada pukul 06.00 WIB hanya mencapai 1.000 meter. Kondisi sempat membaik satu jam kemudian dengan jarak pandang mencapai 1.800 meter.

BACA JUGA:Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Dua Pesawat Jakarta–Jambi Alami Delay

Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama. Hingga pukul 15.00 WIB, jarak pandang kembali berada pada rentang 1.100 hingga 1.500 meter.

Kondisi tersebut turut memengaruhi sejumlah penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Jambi.

Dua pesawat yang menginap semalam (remain overnight/RON) masih dapat diberangkatkan pada pagi hari. Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta terbang pukul 06.00 WIB ketika jarak pandang tercatat 1.000 meter. Disusul Super Air Jet IU 377 tujuan Yogyakarta-Kulonprogo (YIA) yang berangkat pukul 09.40 WIB dengan visibility 1.500 meter.

Gangguan lebih terasa pada jadwal kedatangan. Hingga pukul 15.00 WIB, sedikitnya lima penerbangan terdampak kondisi jarak pandang.

Pesawat Citilink QG 960 dari Jakarta harus dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM). Sementara dua penerbangan Garuda Indonesia, GA 126 dan GA 128, tidak melanjutkan pendaratan di Jambi dan memilih kembali ke Bandara Soekarno-Hatta (CGK).

Di tengah kondisi tersebut, dua penerbangan dari Jakarta masih berhasil tiba di Bandara Sultan Thaha. Batik Air ID 6804 mendarat pukul 15.18 WIB, kemudian Super Air Jet IU 840 tiba pada pukul 15.29 WIB.

Dampak dari terganggunya sejumlah penerbangan kedatangan kemudian berimbas pada jadwal keberangkatan dari Jambi.

Empat penerbangan menuju Jakarta tercatat mengalami penundaan. Penerbangan tersebut yakni Batik Air ID 6805, Citilink QG 961, serta dua penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor GA 126.

Ardon mengatakan pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani dampak perubahan jadwal penerbangan, termasuk memastikan penumpang memperoleh informasi mengenai kondisi penerbangan mereka.

BACA JUGA:Jambi Siaga Karhutla, Pesawat Cessna Disiapkan untuk Patroli dan Modifikasi Cuaca

Informasi mengenai jadwal penerbangan juga terus diperbarui menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha mengingatkan calon penumpang agar memeriksa kembali status penerbangannya sebelum menuju bandara melalui kanal resmi maskapai masing-masing.

Untuk informasi terkait layanan kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui nomor 172. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx