Kabut asap menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Jambi. Kondisi ini menyebabkan jarak pandang menurun, sementara aktivitas masyarakat dan lalu lintas tetap berlangsung.

ISPU Paal Lima Capai 315, Warga Jambi Diminta Kurangi Paparan Udara Tercemar

Posted on 2026-10-01 07:48:55 dibaca 135 kali

JAMBI – Kondisi udara di Kota Jambi kembali memburuk. Data pemantauan kualitas udara di kawasan Paal Lima menunjukkan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 315 pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Parameter yang menjadi perhatian utama dalam pengukuran tersebut adalah PM2.5, yakni partikel berukuran sangat kecil yang dapat terhirup hingga ke bagian dalam sistem pernapasan.

Meningkatnya konsentrasi polutan membuat masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Paparan udara tercemar terutama perlu diwaspadai oleh kelompok yang lebih rentan, termasuk anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan maupun penyakit tertentu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi Mahruzar mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan perlindungan pernapasan ketika harus berada di luar rumah.

BACA JUGA:ISPU Jambi Tembus 267, Kabut Asap Kembali Selimuti Kota dan Warga Mulai Khawatir

Kondisi udara yang buruk juga perlu diantisipasi dari dalam rumah. Pintu dan jendela dapat ditutup ketika konsentrasi asap di luar meningkat agar masuknya polutan dapat diminimalkan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat ketika kualitas udara memburuk:

1. Batasi kegiatan di luar ruangan
Aktivitas yang tidak mendesak sebaiknya ditunda ketika kualitas udara berada pada tingkat buruk. Kegiatan olahraga atau aktivitas fisik berat di luar ruangan juga perlu dikurangi untuk membatasi jumlah udara tercemar yang terhirup.

2. Gunakan masker ketika harus keluar
Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker yang sesuai dan memasangnya dengan benar hingga menutup hidung serta mulut. Perlindungan ini menjadi semakin penting ketika kondisi udara dipenuhi asap dan partikel halus.

3. Kurangi masuknya asap ke dalam rumah
Saat kondisi udara luar memburuk, pintu dan jendela dapat ditutup. Masyarakat juga perlu memperhatikan ventilasi agar udara tercemar dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan.

4. Jangan menambah sumber polusi di dalam rumah
Kualitas udara dalam ruangan dapat semakin buruk apabila terdapat sumber asap tambahan. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak membakar sampah di sekitar rumah dan menghindari asap rokok maupun aktivitas lain yang menghasilkan asap.

5. Perhatikan kondisi tubuh
Paparan udara tercemar dapat disertai berbagai keluhan. Batuk, iritasi mata, rasa tidak nyaman pada tenggorokan dan gangguan pernapasan perlu diperhatikan, terutama apabila keluhan berlangsung atau semakin berat.

6. Berikan perhatian lebih kepada kelompok rentan
Anak-anak dan lansia perlu mendapat perlindungan lebih ketika kualitas udara menurun. Begitu pula masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau jantung, yang sebaiknya mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan membatasi paparan polutan.

BACA JUGA:Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Jambi Masuk Level Sangat Tidak Sehat

7. Jangan abaikan gejala berat
Apabila muncul gangguan seperti kesulitan bernapas, sesak berat, nyeri dada, atau kondisi kesehatan yang memburuk, masyarakat perlu segera mendapatkan pertolongan medis.

Kondisi ISPU yang mencapai 315 menunjukkan perlunya kewaspadaan lebih tinggi terhadap kualitas udara di Kota Jambi. Masyarakat tidak hanya perlu memantau perkembangan angka kualitas udara, tetapi juga menyesuaikan aktivitas dan mengurangi sumber paparan selama kondisi belum membaik. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx