Dinas Kominfo Tanjabtim ketika menyambangi kantor Telkomsel di Kota Jamb

Kejar Pemerataan Sinyal, Pemkab Tanjabtim Dorong Pembangunan BTS di Wilayah Blank Spot

Posted on 2026-09-27 07:39:27 dibaca 115 kali

JAMBI – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus mencari solusi untuk memperluas akses telekomunikasi ke sejumlah wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan seluler.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperkuat komunikasi dengan operator telekomunikasi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanjabtim mendatangi GraPARI Telkomsel Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (23/9/2026).

Pertemuan tersebut dimanfaatkan Pemkab Tanjabtim untuk menyampaikan kondisi jaringan di sejumlah wilayah sekaligus menyerahkan proposal pembangunan infrastruktur telekomunikasi kepada pihak Telkomsel.

BACA JUGA:Kejar Potensi PAD, Samsat Tanjabtim Minta Kendaraan Operasional Perusahaan Dimutasikan

Kepala Diskominfo Tanjabtim Fajar Alamsyah mengatakan, pemerintah daerah mendorong penambahan infrastruktur jaringan, termasuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS), untuk memperluas cakupan layanan hingga ke wilayah yang selama ini belum mendapatkan konektivitas secara optimal.

Menurut Fajar, persoalan blank spot bukan lagi sekadar masalah sulitnya masyarakat mengakses internet. Di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital, ketersediaan jaringan telah menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat.

"Kami sangat berharap ke depan tidak ada lagi desa maupun kelurahan di Kabupaten Tanjabtim yang berstatus blank spot. Seluruh masyarakat, baik di pelosok desa maupun kelurahan, berhak mendapatkan akses informasi dan konektivitas yang setara," ujar Fajar.

Ia menilai pemerataan jaringan akan memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Mulai dari kegiatan belajar mengajar, komunikasi masyarakat, pelayanan pemerintahan hingga aktivitas ekonomi yang semakin banyak memanfaatkan teknologi digital.

Karena itu, penghapusan titik-titik blank spot dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan akses informasi sekaligus memperkecil kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan daerah pelosok.

Dalam pertemuan tersebut, Supervisor Territory Mobile Consumer Business Telkomsel M. Vovo dan Team Leader GraPARI Telanaipura Christo menyambut usulan yang disampaikan Pemkab Tanjabtim.

M. Vovo menjelaskan, pembangunan maupun pengembangan jaringan telekomunikasi di suatu wilayah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah daerah dan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan memiliki peran penting dalam memastikan proses tersebut dapat berjalan.

Dukungan yang dibutuhkan antara lain berkaitan dengan keamanan infrastruktur, kelancaran proses perizinan serta kondisi lingkungan yang mendukung pembangunan fasilitas telekomunikasi.

BACA JUGA:Sengketa Lahan 3,5 Hektare di Parit Culum II Tanjabtim, Warga Blokir Akses PT Permata Andalan Sawit

"Dukungan tersebut mencakup aspek keamanan, kemudahan proses perizinan serta terciptanya iklim yang kondusif bagi pembangunan infrastruktur telekomunikasi," katanya.

Pemkab Tanjabtim berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong tindak lanjut konkret terhadap proposal yang telah disampaikan.

Pemerintah daerah menargetkan perluasan jaringan dapat dilakukan secara bertahap, terutama pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan sinyal, sehingga masyarakat di pelosok Tanjabtim dapat memperoleh akses komunikasi dan informasi yang lebih merata. (*)

Copyright 2026 Jambitrends.com

Alamat: Kota Jambi

Telpon:

E-Mail: admin@jambitrends.com, kontak : 0823xxxxxxxx